Sabtu, 15 Juli 2017

Salah siapa?

Kapan itu denger berita kalau telegram resmi ditutup oleh pemerintah karena radikalisme. Well, gue no comment karena gue gak pemakai bahkan baru tau kalau ada aplikasi itu malah 😂😂😂 eh gak berapa lama baca berita bahwa "semua media sosial akan ditutup" sebentar deh pak, emang kalau ditutup semuanya radikalisme bahkan berhenti gitu? Gak mungkin malah. Bukan cuma itu, bahkan mungkin "mereka" akan didemo oleh semua masyarakat yang pemakai atau bekerja dari medsos tersebut. Di dunia sales, medsos sangatlah perlu karena mengikuti perkembangan zaman (karena saya kerja dibidang itu). Apa jadinya kalau konten konten itu ditutup? Mereka mematikan rejeki manusia manusia yang hidupnya sudah dari medsos. Selebgram dan youtuber terutama. Jangan lupakan online shop. (Lupa beneran ini 😂😂😂). Gue sih berharap semoga cuma wacana. Karena menurut saya, medsos itu cuma benda yang diciptakan lalu digunakan oleh manusia. Jika manusianya baik baik aja, pemakaian medsos pasti baik baik aja. Jika manusianya abnormal, lanjutkan saja kalimat berikutnya ya 😅😅