Rabu, 17 Oktober 2012

BIRTHDAY GIRL

12 Oktober 2012, temanku Annisa Oktavia ulangtahun yang ke 18. dan ini pertama kalinya aku menjadi "dalang" dalam sebuah kejutan simple. otak dan ide bermain. dari sebulan lalu, aku memikirkan ide ini dan baru beberapa orang yang tau. H-7, rancangan di mulai. masih pemula, aku minta saran ke berbagai teman d BS. ada yang unik, ada yang biasa aja, ada juga yang bilang "terserah elu". susah susah gampang emang. otak bermain, mulailah aku membicarakan ini dengan teman-teman melalui multiperson. beraneka ragam responnya. dan ada juga yang punya ide gila dan konyol. udah deh respon saat itu biasa aja, belum begitu antusias. okelah itu H-7. terakhir H-2. saat itu BB hidup cuma 11 jam. dan saat itulah berbagai ide aneh, unik, konyol bertebaran. chat jadi seru dan gokil. yap, meski saat itu aku juga d cengin gara-gara gelagapan ngomong disitu. bodolah. yang penting tujuannya buat kejutan anak itu. chat pun berakhir. BB pun wassalam lagi. emang tau moment ya hp gue -_____-. besoknya, aku, mele, gita, ria, berunding sejenak. nah disitu ide "normal" bermunculan. kmaren harusnya aku nemenin dia (Nisa) ke Bekasi buat ngambil kue. cuma gara-gara lagi kecapean dan BB ngaco, berantakan semua. well, semua dimulai jam 11 siang. aku, gita, ria, shendy, ke TA beli kue. sialnya, nisa ada sama sya. mele, arin, dan rani pake cara nekat. sya pun ninggalin nisa pas beli jus. kasian amat ya wkwkwkwkwk. aku juga d bbm anak ini nanya dimana. aku bilang ke BS gaenak badan. bagus, dia percaya. sampe d TA, makan bentar baru deh beli kue. dipikir-pikir kasian juga tuh anak kaya anak ilang hahahaha. tapi yaudalah buat hari itu doang....
jam 1 siang, kembali ke kampus dan bertemu sang dosen. dan.......misi pun dimulai. intan hampir nekat. bawa kue anak ini ke kelas. kalo gitu bukan surprise lagi namanya. keluar dan mencari anak ini. macam orang nunggu klien deh lama banget. akhirnya ketemu dan kue di titip di tempat yang aman. siap gerak, pura-pura sakit deh di depan dia. padahal itu lagi bbman sama mele kenapa telat masuk. munculah percakapan seru.

"lo kenapa shin? sakit?" tanya nisa.
"dikit sih. tapi gapapa kok." kataku ngeles.
"mending pulang deh shin. lo lemes banget." katanya.
"gue suka pelajaran pak paulus. ngapain? gue kuat kali." ngeles lagi.
"bener ya? ayo tos dulu kita." katanya lagi.

aduh ngapain lagi pake kaya gitu -____- malah temennya pake ketawa gede banget lagi. yaudalah terpaksa jadi anak autis ama bocah satu ini hahaha. action! pak paulus manggil nisa yang kebetulan lagi bercanda sama temennya.

"annisa oktavia yang mana? maju ke depan." kata sang dosen.

yes, akting dimulai. memang sedikit di luar dugaan sih. sang dosen gak tegaan orangnya. tapi aku menghargai usahanya saat itu. aku sempet diminta untuk membantunya menjawab pertanyaan. udah diduga, aku gamau. cukup lama, akhirnya dia boleh duduk dan temenku ada lagi nyuruh ide yang ekstrim. yaudah aku coba dan lumayan hasilnya. jam pulang, semua pun bilang HAPPY BIRTHDAY sama anak ini. hahaha kasian amat mukanya udah melas mengarah nangis. tapi aku bilang itu cuma kejutan doang. dan ketahuanlah saya dalangnya -_____-

TANGISAN DI MALAM ITU...............

selasa, 2 oktober 2012, Bussiness Law 2016 01 PA2. pergi ke suatu tempat untuk bersenang-senang, melepas penat, dan segalanya. dan pertama kali pulalah aku ikut dalam hal ini. bahagia? tentu. tawa dan canda ada di sana. aku pun larut di dalamnya. namun tiba-tiba saja, kesedihan dan trauma 6 tahun lalu hadir dibenakku. seketika mengguncang batinku begitu hebatnya.
aku mencoba mengalihkannya. dengan berbagai cara. namun rupanya semakin dalam dan batinku semakin sakit. ya tuhan, kenapa hal ini terjadi disaat aku sedang bahagia dengan mereka? kontan aku mencoba ke tepi pantai yang cantik, menyendiri, dan merenungi semuanya. namun aku merasa semuanya sia-sia. malah bertambah dalam rasa sakit itu. aku mencoba kembali, ke dalam suasana bahagia itu. dan ternyata semua tak berpengaruh apa-apa. dan sialnya salah satu dari mereka menyadari hal ini.............

"shin, lo kenapa? lo baik-baik aja kan?" katanya.
"apa gue seperti keliatan abis nangis?" ujarku memancing.
"lo nangis kenapa shin?" tanyanya lagi.

sebuah basa-basi yang menyayat hati. aku hanya ingin memilih diam. meskipun kemungkinan kecil untuk bisa tersenyum saat itu. aku duduk sendiri bersama lilin yang menyinari malam kala itu. aku menatap lilin dan gatau kenapa, aku capek memendam semuanya. dan lagi-lagi orang yang sama bertanya lagi. kali ini hampir banyak yang bertanya tentang keadaanku saat itu........

"lo kenapa shin? cerita sama kita." katanya lagi.
"iya shin kita lagi senang-senang, masa lo sedih." katanya lagi

dialah salma, orang yang memang dari tadi menanyakan hal itu. aku malah bingung kenapa dia yang nanya. gak salah sih. cuma ya..........gitulah. semakin banyak yang bertanya, akhirnya aku pun memulai cerita..............

"gue cuma keinget masa-masa 6 tahun aja. gue gamau disaat kaya gini, tiba-tiba kehilangan semuanya, kehilangan kalian, dan apapun. gue.......gue punya pengalaman pahit tentang ini. makanya gue takut ini kejadian lagi. gue capek!" kataku jujur.

disitulah puncak segalanya. aku diam. menenangkan diri dan emosi. semua menghiburku dengan segala cara. dan aku menghargai itu. salah satu dari mereka bilang gini:

"shin, semua kembali ke diri lo shin. gue juga pernah ninggalin sahabat gue. dan sekarang gue nyesel. dari situ gue janji buat gak kaya gitu lagi. jangan nginget masa lalu terus. kita 4 tahun dan kita bakal jadi keluarga." katanya dengan nada bijaksana.

keluarga? kata-kata yang klise bagiku saat itu. jengah aku dengar kata-kata itu dari dulu. karena aku gak pernah ngerasa ada kedekatan batin karenanya. namun aku gak boleh kaya anak kecil. inget, umur udah 18 tahun. umur awal mula kuliah. akhirnya aku hanya bilang gini sama mereka.

"Jangan pernah ninggalin temen kalian karna 3 hal: kelemahan, fisik, dan hasutan. itu jahatnya kebangetan." kataku saat itu.

3 hal itulah yang membuatku kehilangan semuanya dan menjadi anak penyendiri. ya, semoga omongan mereka bisa dibuktikan dalam hitungan hari, bulan, dan tahun.

Jumat, 10 Februari 2012

Menuju Kehidupan Berbeda

gak kerasa kalo sekarang itu tahun trakhir gue dikelas XII. 6 tahun gue huni skolah itu. dan banyak kenangan yang gak bisa gue sebutin satu-satu ketika di skolah itu. bisa jadi, ini ialah pertama kali gue skolah tanpa ada beban alias gak pindah-pindah lagi. ada rasa bosen yang akan berubah jadi rasa kangen nantinya. 2 bulan lagi, APRIL bakal jadi pintu gerbang trakhir gue untuk menuju ke Kehidupan yang Berbeda. kenapa gue bilang itu? karna gue gak akan ngerasain lagi yang namanya diomelin, diperhatiin, dan lain-lain. gue pun nanti akan merasakan gimana rasanya "masa bodo" dan yang harus gue persiapin secara mental ialah hidup mandiri dan jauh dari orangtua. 2006-2012, total hidup gue d skolah itu dan itu bakal jadi tahun yang gak mungkin bisa gue lupain. waktunya fokus UN dan....................welcome to new life, new activity, and new mental -__________-